31
Oct

Fr0m: BubbLe_shimano

Tulisan ini dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Semoga bisa menjadi bahan perenungan bagi kita semua ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========

Salah Tafsir Nasionalisme…

Apakah Anda merasa sebagai Nasionalis (orang Indonesia?) Sejak kapan Anda –merasa– memiliki dan menjadi orang Indonesia? Apa artinya Indonesia bagi Anda? Sebuah nama, sebuah tempat, sebuah wilayah? Sebuah ruh yang selalu hadir dalam setiap tarikan nafas, setiap tindak dan langkah sampai pula kita bawa ke liang lahat? Ataukah, Indonesia seperti yang tertera di KTP sebagai bukti kewarganegaraan? Pertanyaan diatas menjadi sangat penting untuk segera dijawab karena kita memang membutuhkan kepastian jawaban. Namun, jawaban pertanyaan itu menjadi tidak mudah terutama jika kita melihat kondisi di berbagai propinsi di Indonesia. Imajinasi ke-Indonesia- an, Nasionalisme, Patriotisme, Kebangsaan, ke-Indonesia- an sejatinya adalah hal yang abstrak. Ia memiliki banyak wajah, beragam rupa. Ia tak bisa diraba, tak ada wujud lahirnya. Kendati demikian, Nasionalisme adalah suatu seleksi untuk apa saja yang diingat dan yang dilupakan. Indonesia sebagai suatu bangsa lahir melalui proses seleksi itu. Tak seorang pun yang tahu persis darimana sebenarnya Indonesia lahir.

Namun bisa dikatakan bahwa batu pondasinya adalah hasil persenyawaan antara impian dan kepahitan serta kebutuhan untuk melupakan. Kita teringat dengan keagungan Majapahit dan pada saat yang sama kita terlupa akan jaman “jahiliah” pra – Indonesia, yakni sebuah jaman ketika kita masih belum melepaskan diri dari ikatan tradisi dan kesetiaan lokal dari kedaerahan.

Nasionalisme adalah sebagian dari impian kemajuan. Indonesia berdiri karena daya melupakan. Lupa pada ikatan lama setiap daera, lupa kepada tradisi yang mengikat. Indonesia lahir bersama semangat modernitas yang ingin membebaskan. - Yang dilupakan adalah tipisnya pertalian antar pelbagai komponen kebangsaan. - Yang dilupakan adalah besarnya perbedaan latar belakang yang beraneka ragam. - Yang dikehendaki adalah kebersamaan, –yang dalam retorika kaum nasionalis adalah persatuan. “Durch Blut und Eisen”.

Dulu, sumpah pemuda diucapkan ketika para pemuda yang datang dari daerah yang berbeda dan berjauhan itu ingin melupakan kedaerahan mereka dan menjadi satu bangsa dengan saling berjabat tangan. Tiba-tiba sekarang kita sadar, bahwa Indonesia tak lagi ada. Indonesia yang lahir dan berdiri dari jabat tangan dan sikap membuka diri telah hilang musnah dan berganti dengan Indonesia yang lahir dari tangan pemegang kekerasan. Indonesia tampak sebagai sebuah konstruksi yang dibangun dengan kekerasan dan kekotoran sikap.

Jadi, ngapain kita repot-repot berdebat mengaku diri Nasionalis, sementara pepatah mengatakan “Gajah didepan Mata kagak keliahatan, lha…ntu kuman diseberang lautan malah kelihatan… .? Nggak sesuai dengan realita !!!

30
Oct

xxx

Tak ada yang tetap, semua pasti beRubah..

Tak ada yang bisa Dipercaya, akan menyimpang Juga..

seMua yang seLama ini taMpak bAik akHirNya meNyakiti Juga..

semua yanG BerhubuNgan dengan ego berakHir dengan perteNtangan..

SepertiNya kata maaF ‘dah tak ada aRti Lagi ketika ego maSih diPertahankan..

Hanya ada kemarahan, kesomb0ngan dan penyeSaLan..

Bahkan seorang yang mengaku teMan dekat pun tak menJamin akan seLaLu ada disisi..

keTika airMata, kemuakan dan kemaraHan datang, ternyata..

Mereka hanya ada dimana ada pesta, tawa dan kesenangan..

Dan mereka Juga pergi meninggaLkanku ketika pemikiRan dan diRiku berbeda dan tak menguntungkan Lagi..

yEah maNusia teTap manusia.. bukan Tuhan ataupun dewa.. manusia hanya aLat..

siapa yg kuat dia yg bertahan! Hukum aLam berkata seperti itu

Ditindas atau menindas, Dikuasai atau Menguasai.. apa piLihanmu?

24
Aug

Different, why not??

 

Perbedaan pandangan, terkadang hal tersebut dapat menjadi suatu permasalahan kecil menjadi suatu masalah yang besar, masalah yang seharusnya dapat kita atasi dengan bijak dan kepala dingin bukannya dengan kepalan tangan dan darah…. Ketika seseorang memiliki suatu pandangan (sebutlah ideologisnya) yang dianggap dan diyakininya bahwa dialah yang benar maka tak jarang ia mencoba untuk menerapkan pandangannya tersebut ke orang-orang disekitarnya tanpa mau tahu apakah orang lain tersebut juga memiliki suatu pemikiran yang diyakininya, dan terkadang pendapat orang tersebut tak didengarkan apalagi dipedulikannya. Maka disinilah ketika perbedaan tersebut muncul sebagai suatu masalah yang mengakibatkan perpecahan. Maka tak ubahnya ia memperlakukan orang2 disekitarnya itu layaknya sebuah robot atau binatang peliharaan yang harus patuh sama majikannya. Kalau semua itu dilakukannya tanpa ada unsur paksaan mungkin hal tersebut masih bisa diterimalah tapi tak jarang juga kita dipaksa untuk mengikuti kemauan orang tsb tanpa kita sadari. (Hey man, sebagai manusia kau kan juga punya pemikiran sendiri cobalah untuk bisa men-sharing perkataan orang lain jangan langsung kau serap begitu saja, kalau menurutmu itu baik untuk dilakukan ‘just do it’ tapi cobalah untuk berpikir sebelum kau melakukan suatu tindakan terutama dalam upaya pencarian akan nilai positifnya). Kita memang sudah diciptakan berbeda antara satu sama lain, fisik luar yang jelas-jelas terlihat berbeda apalagi otak maupun pemikiran seseorang tentu saja sangat berbeda tak ada yang sama. Jadi tak mungkin bila kau menginginkan orang lain untuk memiliki pemikiran yang persis sama denganmu selama manusia masih mempertahankan sifat egonya. Justru karena beda ini kita semestinya dapat saling melengkapi satu sama lain.

Kalau saja setiap orang bisa menerima pendapat dan pola pikir orang lain tanpa mempersalahkan perbedaan tsb namun menggabungkan semua perbedaan itu menjadi suatu kesatuan yang indah layaknya ketika kita melihat pelangi di angkasa biru yang memiliki banyak perbedaan warna tapi sangat indah untuk dilihat dan dinikmati, indah sekali hidup ini… Bila yg kau yakini menurutmu itu benar terapkanlah buat diri sendiri jangan pernah memaksa orang lain untuk melakukannya juga biarkan saja mengalir.. Tapi hidup ini kan pilihan sayang, suatu saat kau harus memilih dimana tempatmu berada kiri-kanan, barat-timur, benar atau salah dst.. Disitulah dimana perbedaan itu akan muncul dan berbenturan, di pihak mana kau berada kau harus tahu bukan karena dogma atau doktrin tapi karena menurutmu itulah tempat yang terbaik untukmu, baru dari situ kita bisa menghilangkan atau meminimalkan segala perbedaan yg selama ini membuat kita terpecah-pecah, berperang, membunuh satu sama lain,, Menuju suatu kehidupan yang sama rasa sama rata…………..

07
Aug

I N T E R N A S I O N A L E
Bangunlah kaum jang terhina,
Bangunlah kaum jang lapar.
Kehendak jang mulja dalam dunia
senantiasa tambah besar.
Lenjapkan adat dan faham tua
kita Rakjat sedar-sedar.
Dunia sudah berganti rupa
untuk kemenangan kita.
                Perdjuangan penghabisan,
                kumpullah berlawan.
                Dan Internasionale
                pastilah didunia.
               
                Perdjuangan penghabisan,
                kumpullah berlawan.
                Dan Internasionale
                pastilah didunia
Teks bahasa Indonesia lagu “Internasionale” ini adalah dianggap sah dan dipopulerkan oleh pimpinan PKI periode 1951-1965. Disalin dari brosur “ Kumpulan Lagu 23 Mei “, Panitia Nasional Ulangtahun ke-45 PKI, Djakarta, 1965

22
Jul

///

Th_cooltextloveandrev_1

09
Jul

This CoLd DamNed NighT

i WaS LoSt, i NeedEd s0me0ne toNight

i FeeL s0 LoneLy, i nEeded s0me0ne to hoLd me

aLL tEars hAs bUrn and dRy

i cAnt sTand it anym0re..i caNt sTand it anymoRe

LiFe isnt simpLe as i tHought s0metimes

when the troubLe comes and cRush my imagine

tRy to keep Run and Face the Fact

eVenthough i’m s0 weak iNdeed

i’m smiLe to HiddeN myTeaRs

i wAs Lost i Need s0me0ne tonight

i have n0body t0 hoLd me

tRough tHis coLd DamNed night Long

onLy ReMorSe, Rem0rse, Remorse.. i am d0wn

the poser Lyric

26
Jun

Ketidakpastian & Kebebasan

Kebebasan?

mimpi telah terbagi
diantara segala hasrat
cinta yang terbelah
oleh satu ketidakpastian

kini kepastian itu meradang!
kita seperti terhempas…
kita berasa diantaranya…
kegalauan dan pengharapan
kepastian adalah kita berada diantaranya!

Juni 2006, Leonowens SP




November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30